Ahok: Jangan Ada Pemukulan Timses Walau Tidak Setuju

Posted on 395 views

Jakarta – Cagub Petahana DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyayangkan insiden pengeroyokan terhadap kader PDIP, Widodo. Ahok mengatakan bagi yang tidak setuju dengan kepemimpinannya, jangan sampai mengeroyok tim suksesnya.

“Kalau nggak setuju, jangan ambil tindakan pengeroyokan atau pemukulan kepada timses,” ujar Ahok setelah menjenguk Widodo di RS Royal Taruma, Jakarta Barat, Sabtu (7/1/2017).

Ahok pun menyatakan jika warga DKI ada yang tidak suka dengan kepemimpinannya, jangan menggunakan cara-cara yang tidak terpuji. Ia meminta izin kepada warga agar bisa menyelesaikan amanahnya sebagai petahana bersama Djarot Saiful Hidayat.

“Kami berdua petahana, kami hanya mohon kepada warga DKI, perjuangan kami belum selesai. Kami minta izin untuk menyelesaikannya saja,” kata Ahok.

Ahok saat menjenguk kader PDIP yang dikeroyok.Ahok saat menjenguk kader PDIP yang dikeroyok. Foto: Bartanius Dony/detikcom

“Kalau memang Anda nggak setuju, jangan mukul orang kami. Kasihan dia (Widodo) tukang ojek, kalau dia lumpuh seumur hidup gimana? Siapa yang rawat anaknya?” tambah Cagub DKI nomor urut dua itu.

Ahok juga berpesan kepada para pendukungnya agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan melanggar hukum. Ketidaksukaan terhadap pasangan calon tertentu menurutnya jangan dilampiaskan dengan kekerasan.

“Kami juga sudah minta semua timses termasuk partai tidak boleh ambil tindakan apapun. Kita bukan orang yang tidak taat aturan. Kita mengimbau warga Jakarta jangan ambil tindakan pemukulanlah,” pinta Ahok.

Hal senada juga sebelumnya disampaikan oleh Djarot. Wagub DKI nonaktif itu berpesan agar pesta demokrasi tidak diwarnai dengan kekerasan dan ujaran kebencian.

“Di dalam demokrasi kita harus saling menghargai, tidak boleh ada intimidasi, tidak boleh ada ujaran kebencian,” imbau Djarot, Sabut (7/1).

(elz/ear)

sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *