Alhamdulillah, Warga DKI Jakarta Sudah Mulai Bisa Memaafkan Ahok Dan Ingin Beliau Kembali Memimpin Jakarta Bersih

Posted on 2,207 views

YUKBABE.COMAhok alias Basuki Tjahaja Purnama berulang kali meminta maaf kepada masyarakat Indonesia khususnya masyarakat DKI Jakarta jika ucapannya telah ‘melukai’ hati umat Islam. Ucapan tulus ini diucapkan dalam beberapa kali kesempatan. Dan hasilnya, sebagian masyarakat Indonesia khususnya pemilih di DKI Jakarta mulai bisa memaafkan (karena Allah saja Mahapengampun, Mahapemaaf, dan Mahapenyayang) karena tidak ada manusia yang lepas dari salah dan khilaf. Hal ini terbukti dari survei yang dilakukan oleh LSI atau Lembaga Survei Indonesia.

Persentase warga yang menilai calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah menodakan agama menurun dari November ke Desember 2016. Hal itu diketahui dari hasil survei yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia (LSI).

Direktur Eksekutif LSI Kuskridho Ambardi, mengatakan, dari 800 responden, 54 persen di antaranya masih menilai Ahok menodakan agama. Namun, persentase tersebut menurun dibandingkan dengan hasil survei pada November, yakni 62 persen responden.

“Mayoritas warga masih menilai ucapan Ahok mengenai Al Maidah menista agama. Tapi dibanding bulan lalu, proporsi yang berpendapat seperti ini menurun,” ujar Dodi, sapaan Kuskridho, saat merilis hasil survei LSI di Hotel Century Park, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (15/12/2016).

Sementara itu, 26 persen responden pada survei terakhir menilai Ahok tidak menodakan agama, dan 19 persen lainnya tidak menjawab. Kemudian, LSI juga menanyakan sikap Ahok yang meminta maaf karena telah mengutip ayat suci dan tidak bermaksud menodakan agama.

Sebanyak 86 persen responden mengetahui atau pernah mendengar berita permintaan maaf tersebut, sementara sisanya tidak pernah mendengar itu.

Baca Juga :

Dari 86 persen yang mengetahui hal tersebut, 59 persen responden menilai permintaan maaf Ahok tulus sehingga harus dimaafkan. Sementara 25 persen menyatakan Ahok tidak tulus, dan 16 persen lainnya tidak menjawab.

Survei ini digelar pada 3-11 Desember 2016. Survei dilakukan secara tatap muka. Responden dipilih dengan menggunakan metode multistage random sampling. Margin of error survei ini plus minus 3,5 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. (Baca: Keluarga Angkat Ahok Terharu Lihat Sidang Penodaan Agama)

Setelah melakukan survei, LSI kembali melakukan pengecekan ulang terhadap 20 persen dari total responden dengan mendatanginya kembali untuk memastikan kualitas data mereka. Survei ini dibiayai dengan dana sendiri. SUMBER: KOMPAS.COM

Sekali lagi, Alhamdulillah karena masyarakat Indonesia dan khususnya masyarakat DKI Jakarta sudah mendengar dan menerima permohonan maaf dari Ahok.

Sebarkan jika bermanfaat…

Incoming search terms:

perampokan cibeurum cianjur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *