[viral] Sandiaga Sempat Ucapkan Selamat Hari Korupsi Lewat Twitternya

Posted on 914 views
Satu kata memiliki arti yang signifikan. Hilang satu kata bisa berbeda makna dan tujuan. Selamat hari korupsi dan selamat hari antikorupsi itu beda arti dan makna.

YUKBABE.COM – Hari ini timeline facebook diramaikan dengan capture tweet Sandiaga yang mengucapkan, “Jakarta ke depan akan menjadi Jakarta yg transparan, yg bersih, jauh dari korupsi dan berpihak pd kepentingan publik. Selamat Hari Korupsi” – Yang menjadi perhatian adalah kata Selamat Hari Korupsi?

Setelah diselidiki rupanya tweet Sandiaga ada kurang satu kata. DAN PERLU DICATAT, kurang satu katanya bukan karena dihilangkan tetapi memang karena asli dari tweet Sandiaga tanpa diedit. Beda dengan kasus petahana yang mengucapkan ‘jangan dibohongi PAKAI Al-Maidah 51’ diubah transkripnya menjadi ‘jangan dibohongi Al-Maidah 51’ yang akhirnya membuat ramai dan heboh.

[baca juga :[Apa Komentar Anda?] Jika Ibadah Hari Raya Anda Dihentikan – Refleksi Pembubaran Kebaktian Natal di Sabuga Bandung]

Dan rupanya hilang satu kata ini bisa punya efek luar biasa kan? Selamat hari korupsi artinya yuk kita sukseskan korupsi berjamaah, sedangkan selamat hari anti korupsi memiliki pengertian stop korupsi.

Disadur dari detik.com – Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengucapkan selamat hari antikorupsi lewat akun Twitter-nya. Sebelumnya, Sandiaga sempat menghapus tweet-nya yang salah dan mencuit ulang.

“Jakarta ke depan akan menjadi Jakarta yg transparan, yg bersih, jauh dari korupsi dan berpihak pd kepentingan publik. Selamat Hari Korupsi,” demikian bunyi tweet Sandiaga lewat akun @SandiUno, Jumat (9/12/2016) pukul 09.49 WIB.

Sejumlah netizen kemudian mengingatkan Sandiaga bahwa ada 1 kata yang kurang di tweet itu. Hari ini diperingati sebagai hari antikorupsi, bukan hari korupsi.

“@sandiuno walah pak ini selamat hari korupsi apa selamat hari anti korupsi ,,ketinggalan 1 kata beda arti lho pak,” tulis pemilik akun @erikhermawann22.

“@sandiuno Selamat Hari Korupsi? Korupsi kok dirayakan pak? Bukannya Anti-Korupsi? Duh,” cuit pemilik akun @ricoardillah.

Tak lama kemudian, tweet itu dihapus dari akun Twitter Sandiaga. Kemudian, tweet baru muncul dengan ucapan ‘Selamat Hari Antikorupsi’. Sandiaga juga mengunggah video komitmen Anies-Sandiaga di pemberantasan korupsi.

“Jakarta ke depan akan menjadi Jakarta yg transparan,yg bersih,jauh dari korupsi dan berpihak pd kepentingan publik. Selamat #HariAntiKorupsi,” demikian bunyi tweet Sandiaga pada pukul 10.16 WIB.

[baca juga : Mengapa Mengungsi Ke Negeri Kafir? Bukankah Ada Banyak Negara Islam yang Kaya Raya?

Pasangan Sandiaga di Pilgub DKI yaitu Anies Baswedan juga mencuit soal Hari Antikorupsi. Dia menggunggah video singkat tentang kiprah Anies-Sandi, salah satunya soal dukungan dari mantan pimpinan KPK yaitu Bambang Widjojanto dan Adnan Pandu Praja.

Tanggal 9 Desember diperingati sebagai Hari Antikorupsi Sedunia. Momen Hari Antikorupsi Sedunia ini diperingati tiap tahun sejak PBB mengeluarkan Konvensi Anti Korupsi pada 31 Oktober 2003.

Kesimpulannya, satu kata yang dihilangkan bisa memiliki makna yang berbeda. Selamat hari korupsi dan selamat hari anti korupsi memiliki makna yang sangat berbeda. Sama juga dengan kalimat dibohongi pakai surat Al-Maidah itu berbeda dengan kalimat dibohongi surat al-maidah. Apalagi jika memahami dari konteks kalimat yang ada.

Sebarkan jika bermanfaat yang teman-teman…

Incoming search terms:

infinite challenge naik pesawat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *